Siapa sih yang tidak mengenal prosesor Intel? Di dunia perkomputeran saat ini orang-orang mengenal setidaknya hanya 2 merk prosesor: Intel dan AMD. Malahan ada beberapa orang yang hanya mengenal Intel sebagai merek prosesor; AMD dianggapnya bukan merek prosesor. Ini menunjukkan betapa hegemoni nama Intel di pasar processor dunia benar-benar kuat.

Dominasi nama Intel di pasar mikroprosesor saat ini tidak terlepas dari perjalanan sejarahnya yang cukup panjang. Di zaman sekarang kita mengenal prosesor Intel dengan prosesor seri i, seperti i3, i5, i7, dan i9. Sepuluh tahun lalu prosesor Intel i3 series masih dianggap sebagai prosesor cepat yang patut dibeli kalau kita ingin membangun PC gaming. Padahal, Intel i3 sejak pertama keluar bukan dikhususkan untuk gaming, melainkan untuk keperluan sehari-hari. Kini, prosesor i3 series sudah dianggap sebagai prosesor untuk komputer kinerja sehari-hari. Perkembangan kinerja mikroprosesor Intel memang sudah pesat sekali jika dibandingkan dengan produk-produknya di masa lampau. Performa prosesor Intel kelas menengah di zaman sekarang mungkin bisa disamakan dengan kemampuan prosesor Intel kelas terbaik sekitar 5 tahun yang lalu.

Jika kita sekarang mengenal prosesor Intel sebagai salah satu prosesor terbaik yang bisa digunakan untuk desktop PC sehari-hari sampai keperluan gaming, ternyata prosesor Intel di masa lalu kebanyakan dirancang untuk keperluan bisnis. Bahkan faktanya, prosesor pertama yang dilepas Intel secara komersial adalah prosesor yang dirancang untuk penggunaan kalkulator. Prosesor tersebut bernama Intel 4004, sebuah mikroprosesor yang dirancang sebagai otak kalkulator dari produsen Jepang.

Perancangan prosessor Intel 4004 berawal dari permintaan sebuah perusahaan elektronik Jepang. Perusahaan ini bernama 日本計算器販売株式会社 (Nihon keisan-ki hanbai kabushikigaisha) atau dalam bahasa Inggris sebagai Nippon Calculating Machine Corporation Limited, sebuah perusahaan produsen kalkulator. Mereka meminta Intel untuk merancang 12 chip elektronik untuk produk terbaru mereka, Busicom 141-PF, sebuah kalkulator dengan mesin cetak. Yang diciptakan oleh Intel adalah 4 set chip yang terdiri dari sebuah central processing unit (CPU), read-only memory (ROM), random access memory (RAM), dan sebuah shift-register chip untuk pengaturan input output. Masing-masing chip tersebut diberi kode:

  • 4001 adalah chip 256 x 8-bit ROM
  • 4002 adalah chip 320-bit MOS RAM and 4-bit output port.
  • 4003 adalah chip 10-bit Serial-in/Parallel-out, Serial-out Shift Register, dan
  • 4004 mikroprosesor 4-bit dengan instruksi 8-bit instructions sebagai central processing unit.

Keempat chip ini bekerja bersama-sama sehingga disebut sebagai satu set chip atau chipset. Intel menamakan keempat chip ini sebagai chipset MCS-4. Jadi, dari sini pula sejarah munculnya istilah chipset yang merujuk pada sekumpulan chip yang bekerja bersama-sama sebagai fungsi utama sistem komputer digital.

Setelah menyadari bahwa desain arsitektur 4 chip mereka ternyata revolusioner, pada tahun 1971 Intel akhirnya membeli kembali hak cipta perancangan prosesor mereka dari Nippon Calculating Machine Corporation. Selanjutnya, mereka menjual keempat chip tersebut bersama dengan prosesor Intel 4004 sebagai paket prosesor plus chipsetnya.

Rumus empat chip: central processing unit, ROM, RAM, dan Shift-Register sampai saat ini masih digunakan sebagai arsitektur dasar sistem komputer. Perbedaannya, kini chip CPU, ROM, dan Shift-Register bisa ditemukan dalam satu chip prosesor. Istilah RAM sekarang dikenal sebagai modul memori terpisah dari prosesor. Meskipun begitu, prosesor zaman sekarang pun sebenarnya memiliki “RAM” sendiri namun menggunakan istilah berbeda, yaitu cache memory.

Penampilan fisik chip Intel 4004 sangat khas chip elektronik jadul. Batang tubuhnya terbuat dari keramik atau plastik. Kaki-kakinya terdiri dari 16 batang tembaga dan berukuran besar. Maklum, teknologi manufaktur prosesor di zaman itu belum mengenal skala nanometer. Intel 4004 generasi awal menggunakan packaging berbahan keramik dengan motif belang putih-abu seperti zebra. Generasi selanjutnya menggunakan bahan keramik putih. Lalu, berikutnya menggunakan bahan keramik hitam. Pada masa-masa akhirnya, Intel 4004 menggunakan packaging chip berbahan plastik. Intel 4004 dengan packaging chip berbahan keramik diberi kode “C” menjadi C4004 sedangkan yang berbahan plastik diberi kode “P” menjadi P4004.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *